Tag: Robita

Kisah Inspiratif Sunny Kamengmau , Juragan Tas Sukses Yang Dulunya SatpamKisah Inspiratif Sunny Kamengmau , Juragan Tas Sukses Yang Dulunya Satpam

Kisah Inspiratif Sunny Kamengmau

Kisah Inspiratif Sunny Kamengmau – Kerja keras dan pantang menyerah adalah hal yang paling penting dalam menjalankan suatu bisnis. Seperti contohnya Sunny Kamengmau , seorang yang dulunya bukan siapa siapa. Hanya dengan bermodalkan kerja keras dan tekad yang kuat ia akhirnya berhasil menjadi seorang pengusaha tas sukses.

Kisah Inspiratif Sunny Kamengmau

Sunny Kamengmau adalah pria kelahiran 12 September 1975 , Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini dikenal sebagai pemilik Robit , tas branded yang sangat terkenal di Jepang.

Perjalanannya menjadi seorang pengusaha tas sukses ternyata tidak ia dapatkan dengan mudah. Banyak rintangan dan masalah yang ia hadapi untuk mewujudkannya.

Perjalannya dimulai ketika ia daftar slot online masih sangat mudah , dimana ia memilih kabur dari rumah ketika masih menempuh pendidikan SMA. Bali dianggap sebagai tempat pelarian yang tepat oleh Sunny kala itu.

Sesampainya di Kuta , Bali , Sunny yang tidak memiliki keahlian apapun akhirnya bekerja sebagai tukang kebun di sebuah hotel. Setelah satu tahun bekerja sebagai tukang kebun dengan gaji 50 ribu / bulan , ia akhirnya diangkat sebagai satpam hotel tersebut. Dia menjadi satpam selama 4 tahun lamanya.

Karena tamu hotel kebanyakan wisatawan yang berasal dari luar negeri , Sunny merasa tertarik untuk mempelajari bahasa asing untuk dapat berkomunikasi dengan para tamunya. Ia akhirnya memutuskan belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang.

Peluang Bisnis dari Jepang

Singkat cerita , kemampuan bahasa asing Sunny membuatnya memiliki hubungan yang dekat dengan majikan dan para tamunya. Ia menjadikan majikan dan para tamu hotel sebagai guru dalam mempelajari bahasa asing.

Kemauan dan kemampuannya ini mempertemukannya dengan seorang berwarganegara Jepang pada tahun 1995, yang merupakan seorang tamu di hotel bernama Nobuyuki Kakizaki. Nobuyuki yang ternyata pemilik perusahaan Real Point Inc merasa kagum dengan bahasa Jepang yang dikuasai oleh Sunny.

Setelah 5 tahun berteman dengan Nobuyuki , Sunny ditawari peluang bisnis sebagai pemasok tas kulit untuk perusahaannya, karena Nobuyuki sedang memperlebar bisnisnya di Jepang. Walaupun Sunny tidak memiliki keahlian dan pengalaman sedikit pun dalam bidang tersebut , namun ia nekat mengambil tawaran tersebut.

Gagal Berkali Kali

Walaupun sudah mendapatkan peluang emas , namun Sunny masih sering mengalami kegagalan dalam menjalankan bisnisnya. Bahkan ia membutuhkan waktu selama enam bulan untuk menciptakan sebuah sampel tas kulit yang pada awalnya belum bisa diterima di pasaran.

Namun Sunny tidak menyerah , ia terus mencoba dan bertekad kuat membuat tas kulit yang berkualitas agar dapat diterima oleh masyarakat Jepang.

Setelah beberapa kali gagal , Sunny akhirnya dapat membuat tas yang diterima oleh masyarakat Jepang. Di tahun 2003 , Sunny sudah mendapatkan pesanan sekitar 100 hingga 200 tas perbulannya.

Angka tersebut melesat dengan tinggi di tahun 2006 dimana tas merek Robitanya sudah diproduksi sebanyak 5000 perbulannya.as Robita merupakan tas yang digemari kalangan sosialita dan dibanderol mulai harga 2 juta rupiah hingga 4 juta rupiah. Jadi kebayangkan berapa keuntungan yang didapatkan oleh Sunny perbulannya ?

Cerita Inspirasi